Mendongeng sebagai Sarana Pengembangan Kreatifitas di Panti Asuhan Harapan Kasih
Keywords:
Creativity, Skills, fairytaleAbstract
Pengembangan kreativitas harus dilatih sejak dini, agar nantinya diharapkan memiliki pengetahuan luas serta keterampilan yang memadai dan didukung pula dengan kebiasaan yang positif. Tujuan dari pelatihan ini adalah mengembangkan kreativitas dan keterampilan anak melalui dongeng yang juga mendukung program gerakan literasi sekolah. Masalah yang sering kita lihat dimasyarakat sekarang ini banyak dari anak-anak yang menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang kurang berguna seperti main hp, main game dan menonton televisi serta kegiatan lainnya yang kurang memberikan pengetahuan kepada anak. Metode yang digunakan adalah metode mendongeng/cerita. Hasil yang diperoleh anak-anak merasa senang dan termotivasi untuk membaca, mengeluarkan ide, bertanya, dan percaya diri di depan khalayak ramai. Dari pengabdian ini rata-rata anak telah mampu mengeluarkan kreativitas dan mengembangkan kemampuanya masing-masing. Disimpulkan bahwa salah satu cara melatih, mengembangkan kreativitas serta kemampuan anak dapat dilakukan dengan cara mendongeng.
Kata kunci: Kreativitas (1); keterampilan (2); dongeng (3);
Downloads
References
Sorowajan Yogyakarta. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 294. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.99
Fakhriyani, D. V. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Wacana Didaktika, 4(2), 193–200. https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.4.2.193-200
Habsari, Z. (2017). Dongeng Sebagai Pembentuk Karakter Anak. BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 1(1), 21–29. https://doi.org/10.17977/um008v1i12017p021
Mayar, F., Natari, R., Cendana, H., Hutasuhut, B. R. S., Aprilia, S., & Nurhikmah, N. (2022). Peran Dongeng dalam Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4600–4607. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2615
Monalisa. (2013). Peningkatan Perkembangan Bahasa Anak Melaui Dongeng Di Taman Kanak- Kanak Pembina Agam. Jurnal Pesona PAUD, 1(1), 1–12.
Pratidina, N. N., & Widjajantie, K. (2017). Penerapan Metode Mendongeng dalam Pembelajaran Electone Dasar bagi Anak Usia Dini di Yamaha Music School Kudus. Jurnal Seni Musik, 6(1), 1–10.
Rahim, A. R. (2022). Meningkatkan Kecerdasan Anak Melalui Keterampilan Mendongeng.
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(1), 90–102. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i1.202
Rukiyah, R. (2018). Dongeng, Mendongeng, dan Manfaatnya. Anuva, 2(1), 99. https://doi.org/10.14710/anuva.2.1.99-106
Rulviana, V. (2022). Pelatihan Mendongeng Sabtu Pagi untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter di SDN Banaran 02. Madaniya, 3(1), 31–36.
Sitorus, A. S. (2022). Pengembangan Modul Pelatihan DOCI (Dongeng Cilik) untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Sosial Anak Usia 6-8 Tahun. Jurnal Basicedu, 6(1), 619–624.
Sophya, I. V. (2018). Membangun Kepribadian Anak Dengan Dongeng. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 2(1), 183. https://doi.org/10.21043/thufula.v2i1.4272
Sumaryanti, L. (2018). Membudayakan Literasi Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Mendongeng. AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education, 3(1), 117. https://doi.org/10.24269/ajbe.v3i1.1332
Ulya. (2015). Dengan Mendongeng Menumbuhkan Kreativitas Anak. Ulyadays.Com. https://ulyadays.com/menumbuhkan-kreativitas-anak/
Zulfitria, Z., & Celara, D. (2018). Implementasi Metode Mendongeng Dalam Mengembangkan Potensi Siswa Sd. Jurnal Holistika, 2(2), 130–139.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dhanu Ario Putra, Eli Diana, Merry Rullyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.png?updatedAt=1786357491332)
